Salam untuk Kekasihku

Kalau memang itulah yang kau inginkan wahai kekasihku, tak lagi mau menyerahkan nasibmu pada Tuhan, marilah hidup tanpa Tuhan, dan menghadapi kenyataan itu dengan lapang dada

Dengan tak bertuhan kau lebih religius, dengan tak bertuhan kau lebih muslimah, tidakkah muak setiap manusia dengan kebaikan-kebaikan dan kehati-hatian palsu bertopeng agama?

Oh… wahai engkau kekasihku serupa engkau sebagai engkau yang tlah menjadi engkau, biarkanlah engkau berlaku semau engkau

Wahai kekasihku, dengarlah, diri adalah keberanian yang tak terperi, justru yang kita hadapi kenyataan yang menyakitkan, tapi siapa tahu pertaruhan hidup hari depan? Karena penderitaan itulah kau akan hidup dengan berlari

Kekasihku…, beragamamu shalehah, tak ubahnya selera makan saja

Salamku untukmu, kekasihku Vira

Salam
Hasnan
Malang, 4 Juni 2010

ditulis di halaman A.R. Fakhruddin seusai membaca Khutbah di atas Bukit, Kuntowijoyo.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s