Mangkatnya Ganesha

Image

Langit mendung berselimut gelap,

hujan rintik-rintik merintih

tak mampu membendung kegundahan nurani,

perpustakaan yang sunyi sepi,

kini meredup lampu pijarnya yang dulu menerangi,

lantai-lantai berdebu,

buku-buku di lemari-lemari yang berjajar,

kini juga lapuk termakan rayap atau mengabu oleh zaman,

tak kutemui lagi penghargaan yang utuh pada pengetahuan,

tak kujumpai lagi ketulusan mencari kebenaran,

sudahlah, tak perlu menyalahkan siapa pun

di lorong biru menuju tempatku mengadu

tak lagi menyapaku seorang tua yang tersenyum menegur,

mengajarkan kemanusiaan dan martabat,

entah mengapa kekosongan menjelma di hari-hari dunia,

begitu berbeda,

tak seperti biasa,

masa-masa yang sungguh berbeda,

aku pun menua,

gemetar mulutku mengeja aksara

yang siap terkubur di peristirahatan terakhir,

sampai akhirnya tak ada pula pengumuman

atas kematian,

seperti matinya Sulaiman

kematian yang sungguh pilu

gerimis telah berhenti, namun langit masih kelabu

gelisah alam hanya sebentar saja

semoga, kematian Ganesha juga sesaat

lalu reinkarnasi menjadi jiwa-jiwa muda yang sakti mandraguna

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s