kataitukata

Persiapan Membaca Das Kapital, Karl Marx

In Uncategorized on December 22, 2016 at 1:41 am

das-kapital

Oleh. Hasnan Bachtiar

Bukanlah hal yang semudah kita pikirkan dalam membaca dan memahami magnum opus yang telah dipersembahkan Karl Marx, Das Kapital. Kita yang sejak awal menginginkan untuk segera memahami secara lebih komprehensif mengenai intisari dari filsafat keadilan sosial ekonomi dari buku tersebut, jelas akan kecewa. Kendati kesimpulan konseptual disajikan di awal, terutama mengenai nilai-nilai moda produksi, sama sekali tidak disinggung perkara ini dengan mudahnya.

Ketika kita mencurahkan perhatian terhadap bab pertama di dalam buku pertama (terdapat tiga jilid buku), pertama-tama kita akan berhadapan dengan tema pokok mengenai komoditas. Saya tidak mengetahui secara pasti, mengapa penulisnya memulai narasinya dengan tema ini. Saya hanya berusaha mengira-ngira, bahwa sang penulis, sebenarnya sangat memahami konteks intelektual akademik, termasuk pula sosio-politik dan kultural masyarakat setempat (Eropa abad ke sembilan belas). Semangat zaman telah mewarnai, bukan sekedar pemilihan tema dan pengaturannya secara sistematis, namun juga gaya penulisan yang begitu cair mengikuti gerak pemahaman terhadap wacana, sejarah dan pemikiran yang dialektis.

Ketika menginjakkan kaki di awal narasi, setelah memahami pokok-pokok pikiran yang ada dan mencoba mengajukan pertanyaan, “mengapa demikian?” dan seterusnya, tentu kita akan menuai kecewa untuk yang kedua kalinya. Kita harus segera menyadari bahwa yang kita nikmati bukanlah sajian intelektual akademik yang berbentuk jurnal ilmiah atau buku-buku akademik yang disusun sesuai dengan kebiasaan akademik Barat abad ke dua puluh satu, yang sangat sistematis mengatur antara tesis yang diajukan, argumen-argumen, bukti-bukti pendukung, contoh-contoh dan seterusnya.

Kendati demikian, mungkin kita akan menemukan berbagai jawaban atau alasan-alasan dari pertanyaan “mengapa” ketika membaca begitu saja bab demi bab pada ketiga jilid Das Kapital. Misalnya, mengapa terdapat kecaman terhadap uang, apa dasar-dasar ilmiah sehingga uang adalah jimat (fetish) yang sangat ampuh, sehingga membuat manusia menjadi mabuk dan seterusnya. Semua ini memiliki konteksnya masing-masing, yang dapat ditemukan di berbagai tempat, di hamparan teks yang tidak dapat diprediksi sebelumnya.

Namun yang jelas, untuk memahami gerak historis moda produksi kapitalis, termasuk pula pada akhirnya memahami berbagai nilai dan prinsip di balik gerak tersebut, harus membaca secara utuh ketiga jilid dari buku yang memuat kritik terhadap kapitalisme tersebut.

Mungkin, kita memerlukan sekurang-kurangnya tiga kali pengulangan, untuk mendapatkan keyakinan yang terbaik, yang menegaskan bahwa kita memahami apa yang dimaksudkan dan menjadi orientasi utama penulisan Das Kapital. Upaya pembacaan yang pertama, berfungsi secara signifikan untuk memetakan berbagai wacana (pengetahuan), terutama yang menopang tesis pokok yang diajukan oleh Marx; pembacaan yang kedua berfungsi menyusun ulang secara lebih sistematis berbagai gagasan yang diajukan; yang terakhir berdaya guna untuk memahami, sekaligus menginterpretasikan ulang teks yang ada, sesuai dengan kepentingan reproduksi pengetahuan pembaca.

*Akses digital mengenai Das Kapital, bisa merujuk kepada link berikut ini https://libcom.org/library/capital-karl-marx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: