Nanti

Aku ingin, di penghujung usiaku, di batas nafas yang terakhir

Aku, membaringkan kepalaku di pangkuanmu

Kita bersama-sama membaca puisi kesaksian yang indah

Tiada illah, kecuali Allah

Lalu, kau cium keningku

Kau bisikkan janji di telinga kananku

‘Sampai ketemu sayangku, di kampung akhirat nan abadi.’

Kau mandikan tubuhku dengan air kesabaran

Kau sucikan wajah, kedua tangan, rambut, telinga dan kakiku dengan embun keikhlasan

Kau pakaikan aku dengan kafan ketegaran

Kau shalatkan dengan syariat kedamaian

Kau kubur dengan tanah ibu pertiwi

Kau doakan aku dengan kasih agar dosa-dosaku dibasuh dengan salju yang putih bersih

Kau rapalkan Fatehah agar jalanku tertuntun terang cintamu

Kau kirimkan Yasin di setiap malam Jum’at agar harum muthmainnah mengundangku, kita, mereka, kita semua, umat yang damai, yang yakin, yang tertuntun lurus dan yang terbaik, menghadiri perayaan kebahagiaan yang tak berujung pangkal.

Canberra, 19 April 2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s